Sepasang
Kekasih Pertama di Bumi
Di
kala Nabi Adam termenung dan merasa bosan hidup di surga karena dia
tidak ada yang menemani, Allah lalu menjadikan Hawa (wanita) sebagai
teman sekaligus pendampingnya di surga. Allah memerintahkan mereka
hidup di surga.
Di
dalam surga mereka mendapat kenikmatan dari Allah , apa saja yang
dikehendaki selalu terlaksana. Setiap mereka hidup dalam kebahagiaan
, tak terlihat kesusahan dan kesedihan di wajah mereka. Mata mereka
selalu dimanjakan dengan pemandangan surga yang amat indah, tapi
Allah melarang untuk memakan buah khuldi.
Melihat
kenikmatan yang diperoleh Nabi Adam dan Hawa di surga, iblis menjadi
iri. Dia selalu berusaha untuk menghilangkan semua kenikmatan yang
didapatkan Nabi Adam dan Hawa. iblis merayu dan membujuk Nabi Adam
dan Hawa untuk memakan buah larangan Allah(khuldi) dengan berbagai
cara. Melalui kata-kata dan ucapannya yang manis, Nabi Adam dan Hawa
pun mulai terpengaruh rayuan iblis.
Akhirnya
Nabi Adam dan Hawa termakan bujuk rayu iblis dan memakan buah khuldi,
Seketika itu Allah murka dan marah pada mereka. Nabi Adam dan Hawa
merasa menyesal dan berdosa. Mereka lalu memohon maaf kepada Allah,
Allah memaafkan mereka dengan syarat keduanya harus hidup dan menetap
di bumi.
Allah
menurunkan pasangan tersebut ke bumi tidak berada pada satu tempat
secara bersamaan, melainkan secara terpisah satu sama lain. Nabi
Adam diturunkan di india dan Hawa diturunkan di Makkah, Nabi Adam
merasakan kesusahan yang sangat ketika hidup di bumi. Untuk tidur,
makan, dan berpakaian saja dia harus berusaha sendiri, bahkan untuk
bertahan hidup pun dia harus selalu waspada dari serangan binatang-
binatang buas, tidak seperti di surga yang segalanya serba ada.
Begitu
pula Hawa juga merasakan hal yang sama, terlebih dia merasakan
ketakutan karena tiada ada Nabi Adam yang selalu bersamanya ketika di
surga. Hawa pun selalu berjalan dan berjalan mencari di mana Nabi
Adam berada, begitu pula Nabi Adam yang selalu kesepian tanpa
kehadiran Hawa.
Setelah
bertahun–tahun lamanya mereka berpisah, hidup sendiri dan selalu
mencari satu sama lain, akhirnya Allah mempertemuakan mereka pada
suatu tempat yang bernama Jabal Rahmah. akhirnya meraka pun hidup
bahagia dan memiliki banyak keturunan.
Dari
cerita di atas, kita dapat menyimpulkan, jika valentin adalah hari
kasih sayang, ternyata Nabi Adam dan Hawalah pasangan kekasih yang
pertama di bumi. Tapi rasa kasih sayang nya karena Allah SWT, bukan
seperti kasih sayang ala orang-orang Barat yang hanya di dasarkan
pada nafsu dan syahwat belaka.(erick)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar